Wednesday, September 12, 2007

Mari Berpantun


hal yang menghibur gw  hari ini ialah saat pelajaran Bahasa Indonesia, disaat semua murid mengekspresikan ide kreatifnya dalam membuat pantun dan mendemonstrasikannya di depan, seperti punya gue yang isinya;
Seorang bapak hendak membidik

Peluru lepas menggelegar

Berkata banyak harap terbaik

Suara kami tak terdengar
makna pantun gue cuma mau gambarin SMAN 28 yang ga ada demokrasinya sama sekali. hehehehehe.

lalu, si Citta bikin pantun yang mulai ngawur;

Rintih hujan membasahi genting

Atap bocor lantai pun licin

Makan bakso tidaklah penting

Jika kita memakai mecin

apa ya???
kemudian, si konyol Yudith membuat pantun yang isinya kaya gini;

Setetes embun di pucuk daun
Pemandangan indah di pagi hari

Namaku ACHMAD BIN SAMIUN

Hobiku mengajar tari <-- ???

Aaaargh… TOLOL!!! Gue yakin gurunya juga ngomong gitu dalem ati.

dan terakhir, pantunnya Dirga yang ga tau norma...

Ibu Wisnida: "iya sekarang Dirga bacain pantunnya!"
Dirga:

Jalan-jalan beli manggis

Tengah jalan ketemu J.A.B.L.A.Y

Kalau gak mau jadi pengemis

Belajarlah sampai pandai
Ibu Wisnida: "waaah bagus" <-- sambil tepuk tangan tanda terharu.


1 comment:

  1. sartom suka menggambarJuly 16, 2008 at 1:15 AM

    gw ketawa sampe nangis LOL

    ReplyDelete